Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Custom CSS

Analisis Tokoh, Watak, Latar Cerita Fantasi Balas Budi Singa

Cerita Fantasi Balas Budi Singa

Cerita Fantasi Balas Budi Singa

BALAS BUDI SINGA
           Di perkampungan, hiduplah pemuda miskin dan sebatang kara. Ia tidak memiliki harta benda selain gubuk yang sudah rapuh peninggalan orang tuanya. Untuk menghidupi dirinya, pemuda tersebut selalu mencari bakar di hutan lalu dijualnya atau ditukarnya dengan kebutuhan pokok lainnya. Meskipun hidup serba kekurangan, namun pemuda ini sangat baik hati dan penyabar.
          Saat suatu hari pemuda tersebut tengah mencari kayu bakar, terdengar di balik semak-semak suara raungan singa yang sedang kesakitan. Dengan rasa cemas, dihampirinya singa ini yang merintih karena serpihan kayu menusuk bagian belakang singa. Dengan rasa takut si pemuda yang merasa prihatin dan iba kemudian menghampiri sembari mencoba memulihkan singa.
          “Tenanglah wahai raja hutan, aku tidak akan menyakitimu atau memburumu. Aku akan membantu melepaskan duri di punggungmu”. Mendengar ucapan pemuda tersebut, singa itu kemudian terdiam seolah mempersilakan pemuda untuk menolongnya. Tak lama kemudian duri di panggung singa berhasil di cabut. Pemuda tersebut kemudian berlari menghindar karena takut dimangsa.
         Ketika hendak kembali ke tempat mencari kayu bakar, ia tidak sengaja menabrak kereta kencana milik raja yang sedang lewat sehingga kereta tersebut terbalik. Meski telah bersimpuh dan meminta maaf, raja kemudian meminta pengawalnya untuk menangkap dan memenjarakan si pemuda malang tersebut. setelah beberapa hari di penjara pemuda tersebut akhirnya di jatuhkan hukuman mati.
          Pada malam hari, dimasukkanlah pemuda ke dalam ruangan gelap yang berisi binatang buas. Dengan perasaan sedih dan pasrah, ia merelakan dirinya menjadi santapan binatang buas. Akan tetapi alangkah terkejutnya pemuda tersebut ketika bintang yang ada di dalam ruangan tersebut tidak menyentuhnya sama sekali. Setelah beranjak siang, baru ia mulai bisa melihat, binatang apa yang ada dalam ruangan.
          Binatang buas tersebut adalah singa yang ia selamatkan beberapa hari yang lalu. Singa tersebut ternyata peliharaan kesayangan milik raja. Pemuda tersebut lantas bertanya “kenapa kau tidak mematuhi perintah raja untuk memangsaku wahai singa?. Singa tersebut kemudian menjawab “Mana mungkin aku menyakiti orang yang telah berjasa menolong dan menyelamatkanku”

Tema Cerita Fantasi Balas Budi Singa

Tema pada cerita fantasi di atas yaitu tentang balas budi. Singa yang pernah ditolong tahu caranya balas budi. Dan hal ini juga yang perlu kita contoh untuk senantiasa ingat kepada orang yang selalu menolong kita. 

Pesan Moral Cerita Fantasi Balas Budi Singa

Pesan moral yang dapat kita ambil dari cerita fantasi balas budi singa yakni sebagai manusia hendaknya ingat dengan jasa orang lain. Walaupun orang lain tersebut sangat rapuh dan kecil, namun kita harus ingat terhadap jasanya. 

Sebagai manusia, sikap tolong menolong harus selalu pada dalam diri kita. Karena manusia merupakan makhluk sosial yang selalu membutuhkan orang lain.

Analisis Tokoh, Watak, dan Latar Cerita Fantasi Balas Budi Singa

Setelah membaca cerita di atas, selanjutnya mari kita analisis dari segi tokoh, watak, dan layarnya.
1.  Tokoh Cerita Fantasi Balas Budi Singa
Pada cerita di atas, terdapat tiga tokoh. Yakni Pemuda, Singa, dan Raja

2.  Watak Tokoh pada Cerita Fantasi Balas Budi Singa
Singa : baik, tidak melupakan yang sudah menolong.
Pemuda : baik hati suka menolong.
Raja : kejam dan jahat

3. Latar pada Ceeita Fantasi Balas Budi Singa
Pada cerita di atas, menggunakan latar gubug, hutan, istana, dan ruang gelap / penjara.

2 comments for "Analisis Tokoh, Watak, Latar Cerita Fantasi Balas Budi Singa"