Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Custom CSS

BACOTAN GA GUNA! Kerja di Kota VS Kerja Di Kampung, Lebih Baik Pilih Mana?


Banyak di antara kita yang berpikir bahwa hidup di kota jauh lebih menyenangkan dan penghasilan yang didapat sangat besar. Memang jika kita lihat sepertinya menggoda banget ya. Gaji di atas tiga juga tiap bulan dengan hanya bekerja gitu-gitu terus setiap hari. Siapa si yang tidak tertarik jika diiming-imingi duit segitu? Hemm..

Namun jika kita kalkulasi dan kita pikirkan nih sob, ternyata gaji tiga juta tiap bulan juga hanya bisa menyisihkan beberapa doang. Kebutuhan hidup di kota juga ikut mahal sob, paling ngirit sehari kita makan 20ribu. Jika dikali 30 hari maka sebulan untuk makan sebesar 600 ribu.

Untuk biaya sewa kost atau kontrakan biasanya mulai dari 400 sampai 700 ribu. Kita anggap saja biaya sewa kontrakan 500 ribu perbulan.

Belum lagi kebutuhan internet bulanan. Paling tidak sebulan bisa habis 200 ribu untuk internet dan pulsa.

Nah untuk kebutuhan lain seperti cemilan, rokok, atau sekedar pengin jajan berapa untuk sehari? Hemm

Belum lagi biaya perawatan motor dan bensin.

3 juta dikurangi semua kebutuhan di atas (kita anggap saja pengeluaran dalam sebulan hanya 1.5 juta) maka hasilnya satu setengah juta.

Nah uang sisa 1.5 juta ini biasanya ada yang untuk kirim orang tua di kampung. Paling-paling kita megang uang bersih sebesar 700 sampai 1 juta.

Kalian akan mendapat uang bersih 700 ribu sebulan dengan kebutuhan hidup yang paling-paling ngirit. Rasanya nggak enak banget memang, kita ga menikmati yang namanya hidup. Belum lagi kalau disuruh lembur, kerja dari pagi sampe malem. Atau pas kebagian kerja malem. Kesehatan tubuh akan sangat terganggu sob. Tubuh semakin tua, walaupun usia kalian masih 20an.

Yang ingin gwe sampaikan di sini adalah apa bedanya kerja di kampung sendiri dengan kerja di kota? Sama-sama bekerja tetapi duit di kampung sedikit? Gini sob, jangan mandang penghasilan dari angka. Ya oke, orang yang kerja di kota secara angka memang lebih besar gajinya. Tapi apa mereka bahagia? Apa mereka senang? Ga!! Mereka terpaksa untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Kerja di kampung memang duitnya paling besar Cuma 700 sampai 800 (mungkin demikian) selama sebulan. Tapi dengan duit segitu, kita ga mikirin yang namanya kebutuhan hidup yang berat. Kita ga mikirin tempat tinggal. Kita ga mikirin besok makan apa. Kebutuhan hidup di kampung jauh lebih murah sob. Dan yang paling penting kalo di rumah kita bisa nyambi usaha. Kita bisa buka usaha peternakan atau bertani untuk sampingan.

Menurut gwe, kita hanya butuh kepercayaan diri dan jeli memandang sebuah fenomena untuk dijadikan peluang. Masalahnya adalah, kita sering mengambinghitamkan MODAL sebagai alasan untuk memulai usaha. Kalau kita cermati, tak harus punya modal banyak kok. Kita bisa menjual apa pun (lihat fenomena di lingkungan sekitar elu).

Hidup di kampung juga lebih membahagiakan sob. Karena dekat dengan orang tua, dekat dengan sahabat, dekat dengan hobi. Susah sekali jika harus meninggalkan orang tua dan hobi. Hidup berasa terpaksa banget sob.

So? Buat kalian yang masih muda, jangan ragu jangan takut untuk ambil sebuah peluang. Peluang itu ada di mana-mana. Peluang bisa kita jadikan uang asal tetap rajin dan berusaha keras.


2 comments for "BACOTAN GA GUNA! Kerja di Kota VS Kerja Di Kampung, Lebih Baik Pilih Mana?"