Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Custom CSS

Cerpen cinta hubungan suami istri: Mas Al Kegirangan gara-gara ini

Cerpen cinta hubungan suami istri

Cerpen cinta hubungan suami istri
Cerpen cinta hubungan suami istri

Pagi ini aku menyiapkan makan mas Al. Seperti biasa, mas Al sangat suka dengan nasi goreng sambal balado. Memang rasanya sangat enak ketika dinikmati di pagi hari dengan segelas kopi. Ia juga sangat manja, kadang kala minta disuapin. Hahahaa,. kadang agak geli lihat tingkahnya itu, tapi disitulah kebahagiaan dan keromantisan rumah tangga kami.

"Mas, sarapan sudah siap.. sebelum berangkat bekerja, makan dulu ya sayang" 

"Iya, makasih isteriku tercina. kamu selalu baik dan akan menjadi yang terbaik bersamaku"

"Ah kamu mah, gombal terus,"

"Yeee... aku serius dibilang gombal"

"Udah makan dulu deh sana.. biar kuat dan tetap semangat"

Mas Al pun makan dengan lahapnya. Aku sangat beruntung bisa menjadi istrinya, Walaupun kerjaanya hanya sebagai buruh pabrik, tapi alhamdulilah semuanya tercukupi.

Rumah tanggaku sudah berjalan satu tahun ini, tapi kami masih belum dikaruniai buah hati. Sebenarnya aku sangat ingin sekali memiliki momongan. Tapi apa boleh buat, meski selalu berhubungan suami istri 5x dalam seminggu, tetap saja belum membuahkan hasil. 

Aku juga sudah konsultasi ke dokter dan teman-teman, tapi tetap saja belum ada titik terang. Kadang kasihan juga melihat mas Al kesepian dan sepertinya sangat iri melihat tetangga sudah menggendong momongan.

"Mah, aku berangkat kerja dulu ya" celetuk mas Al.

"Iya, hati-hati di jalan" ucapku sembari mencium tangan mas Al.

Bruummmmmm bruummmmm brruuuuuuuuummmmm..... 

suara sepeda motor mas Al lenyap beriringan dengan pundaknya yang tak nampak. Aku melanjutkan untuk bersih-bersih rumah, banyak sekali pekerjaan yang perlu diselesaikan. Ngepel lantai, mencuci, hingga mandi. 

Tak terasa waktu menunjukkan pukul 13:00. Perutku mulai berbunyi meminta untuk dikasih makan. Aku harus masak terlebih dahulu. Ku lihat bagian dapur, hanya tersisa sayur caisim. Sepertinya aku harus ke warung dulu untuk membeli bahan makanan. 

"Hei Ibu Ani" tanya Ibu Mira padaku, Ia adalah tetangga ku, mulutnya eperti ember bocor. Sering nggosipin tetangga.

"Oh Bu Mira, mau belanja juga bu? tanya ku padanya.

"Iya ini, beberapa bahan makanan sudah habis, jadi aku harus beli. Oh iya, bu Ani kan belum dikasih momongan, mending sering-sering mengonsumsi tauge bu"

aku bertanya-tanya, apa hubungannya tauge dengan kehamilan. Aku beranikan diri untuk bertanya padanya.

"Katanya tauge itu bisa bikin mani kental. Jadi kemungkinan hamil itu lebih besar. Sebelum berhubungan suami istri mending diurut dulu tu punya suami ibu biar gede dan nikmat"

"Bajiguurrrr.... ini orang kampret bener, mulutnya aduhai bikin dada terasa sesak" Batinku

aku hanya tersenyum mendengar ucapannya. Aku langsung saja membeli bahan makanan dan membayarnya dengan cepat agar terhindar dari maklampir hidup ini. 

**

Rasanya hari ini sangat melelahkan. Banyak sekali masalah yang muncul. Aku langsung saja memasak dan menyiapkan segala sesuatunya sembari menunggu suamiku pulang. 

Waktu terus berlalu, aku bersiap untuk mandi dan mmberikan kejutan pada suamiku. Payudara yang kumiliki memang tergolong kecil. Mangkanya setiap mandi aku selalu meremas buah dada ini. 

Aku juga selalu membersihkan bagian kewanitaanku dengan sabun khusus agar tidak bau. Jadi ketika nanti aku main dengan suamiku, ia akan puas dan merasakan kenikmatan yang tiada tara.

Aduuuhhhaaaaiiiii... segar sekali air yang mengucur dari kran ini. Badanku terasa seperti pulih dari segala penderitaan. Kulitku menjadi lebih halus dan terasa lembut. Ku basuh bagian bawah, ku temukan hutan yang tak begitu lebat. Ku tarik tangan naik ke atas dan ke bawah agar segala kotoran bisa hilang.

Selepas mandi, aku ganti baju. Baju yang ku kenakan kali ini adalah piama. Aku memang suka memakai baju ini karena terasa adem dan kulit bisa bebas bernafas dengan lega. 

Waktu menunjukkan pukul 17:00, Dari jauh kedengaran sebuah kenalpot motor yang berdering. Aku tahu itu adalah suamiku. Untungnya aku sudah mempersiapkan makanan dan diriku juga sudah bersih. Aku ingin menyambutny dengan penuh suka cita.

"Emmmm... tumben wangi banget mah"

"Biasanya juga wangi kali, huuu"

"hehee.. tapi kali ini beda tau"

"Ahhh perasaan kamu saja kali"

"Ahhh mungkin, aku ingin segera mandi, setelah itu kita makan bareng"

"Iya sana, badan kamu penuh keringat tuh. Bau banget"

"Mandiin atuh"

"Yeee,, kaya bayi tua dong"

"Ya biarin"

"Udah sana ahh"

Mas Al pergi mandi untuk membersihkan badan. Aku mempersiapkan hidangan makan ke meja makan. Aku ingin agar ia dapat merasakan kenyamanan yang tiada tara. Apa lagi ia baru saja bekerja, pasti sangat capek. 

Waktu terus berjalan. Ketika jam menodongkan pukul 19:30 aku pergi menonton tv ditemani mas Al. Rasanya indah banget bisa berduaan dan ditemani kekasih seperti ini. 

"Mas"

"Apa?

"Kamu capek ga"

"Cape banget tau"

"Yahh... padahal tadinya pengin main mas"

"Ayoo kalo gitu mah hehe"

Mas Al kegirangan dan penuh semangat. Kami berdua pergi ke kamar untuk melakukan hubungan suami istri. Kalian yang jomblo mending jangan baca ya. Lanjutkan sendiri apa yang erjadi berikutnya. Imajinasikan melalui kolom komentar kalau perlu hehe.

Terima kasih sudah mampir dan membaca artikel ini. Share jika bermanfaat ya. Jangan lupa kunjungi artikel menarik lainnya di Jafarull.com.

Post a Comment for "Cerpen cinta hubungan suami istri: Mas Al Kegirangan gara-gara ini"