Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Custom CSS

Bagaimanakah pola makan yang sehat?

Bagaimanakah pola makan yang sehat?

Jafarull.com - Bagaimanakah pola makan yang sehat? Apakah harus enak dan mahal? Atau harus mengonsumsi suplemen juga?

Membahas pola makan yang sehat memang sangat menarik ya sob. Apalagi di tengah pandemi seperti sekarang ini. Kita wajib menjaga asupan pola makan agar tubuh tetap prima dan selalu sehat.

Bagaimanakah pola makan yang sehat?
Bagaimanakah pola makan yang sehat?

Banyak yang keliru sob, kalau makanan sehat itu belum tentu yang enak enak dan mahal loh. Ya mungkin kita sering lihat di TV, mereka menyajikan makanan sehat dengan harga yang fantastis. Tapi bukan itu maksudnya. Kita hanya perlu mencukupi kebutuhan gizi dalam tubuh. Dari pada makin penasaran, berikut kami sajikan pola makan yang sehat dan benar.

6 Pola makan yang sehat dan benar

1. Makan seimbang (4 sehat 5 sempurna)

Kebutuhan gizi dasar manusia setiap hari adalah 45 persen karbohidrat, 30 persen protein, dan 35 persen lemak baik. Kita harus mencukupinya dengan cara mengonsumsi buah, sayur, daging atau telur, dan nasi secara seimbang. Inget loh ya tidak perlu berlebihan.

2. Hindari makanan olahan (siap saji)

Makanan olahan memang sangat nikmat ya sob. Siapapun takan tahan dengan godaannya. Misalnya saja makanan kaleng, burger, pizza, mie, soda, dan lain sebagainya, rasanya begitu nikmat dan enak sekali di lidah.

Namun sayangnya makanan olahan ini terlalu mengandung buanyak lemak jenuh. Jadi sangat tidak sehat untuk dikonsumsi secara terus-menerus oleh tubuh kita. Bisa-bisa malah kita obesitas atau bahkan terkena serangan jantung akibat lemak jenuh berlebih. Karena itu, hindari atau kurangi mengonsumsi makanan olahan ya sob.

3. Perbanyak sayuran hijau

Sudah sejak dulu sayuran hijauan sangat bermanfaat untuk tubuh manusia. Walaupun untuk beberapa orang mingkin rasanya kurang sedap, tapi manfaat dari sayur hijauan sangat banyak. Tubuh kita akan jauh lebih sehat dan bugar kalau mengonsumsi sayuran hijau. Seimbangkan juga dengan buah-buahan sob. Agar manfaat dari buah dan sayur bisa diserap oleh tubuh.

4. Membuat jurnal makanan

Langkah keempat adalah membuat jurnal makanan. Jurnal makanan bukan berarti kita melakukan penelitian tentang makanan dalam bentuk jurnal. Bukan sob, tapi kita mencatat kiranya makanan apa saja yang boleh dimakan untuk saat ini, besok, dan nanti, kemudian catat juga makanan apa yang kiranya tidak boleh dimakan. Dengan demikian kita akan selalu ingat dan bisa mengontrol pola makan tubuh. 

5. Menentukan batas sehat

Batas sehat hanya diri sendiri yang tahu sob. Namun menurut Para ahli, setidaknya wanita mengonsumsi 1.200 hingga 1.500 kalori sehari dan pria 1.600 hingga 2.400. Dari data tersebut, kita bisa mengira-ngira kiranya kalau hari ini makn ini itu sudah mencukupi kebutuhan kalorinya apa belum. 

6. Hindari terlalu lapar / kenyang

Terlalu lapar bisa membuat seseorang akan makan terlalu banyak tanpa menghiraukan kebutuhan tubuh. Kalau ini dipaksakan, maka bisa membuat perut jadi kram dan terlalu kenyang. Ketika sudah kenyang dan kekenyangan, tubuh akan merasa lemas dan malas untuk melakukan sesuatu.

Oleh karena itu, biasakanlah untuk makan ketika lapar dan berhenti makan sebelum kenyang. Hal ini agar tubuh mendapat porsi yang sesuai dengan kebutuhannya. Kita juga akan jauh lebih sehat kalau semuanya teratur dan seimbang.

Bagaimana sobat? Sudah terjawab kan pertanyaan tentang Bagaimanakah pola makan yang sehat? Yahh semoga bisa memberikan manfaat untuk kita semua ya. Dan semoga kita bisa lebih peduli dengan kesehatan masing-masing di saat pandemi seperti sekarang ini.

Share ke temanmu jika artikel ini bermanfaat. Jangan lupa tinggalkan komentar untuk berdiskusi ya.

Post a Comment for "Bagaimanakah pola makan yang sehat?"