Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Custom CSS

Ceramah tentang bahaya sifat sombong, ternyata bahayanya ada empat macam

Ceramah tentang bahaya sifat sombong

Jafarull.com - Sombong menjadi sifat yang paling dibenci oleh semua makhluk. Karena kesombongan membawa petaka dan menjadikannya lalai dengan kenikmatan yang telah Allah berikan. Manusia sombong akan tersungkur ke jurang kebatilan.

Allah juga membenci orang yang sombong sobat. Bahkan ada ancaman untuk orang yang memiliki kesombongan meski sekecil butiran debu, ia diharamkan masuk surga. Mengerikan bukan? 

Ngomongin tentang sombong nih, kali ini kami akan bahas mengenai Ceramah tentang bahaya sifat sombong. Ini merupakan sebuah contoh teks ceramah sob, kalian bisa mengembangkannya agar jauh lebih baik lagi. 

Ceramah tentang bahaya sifat sombong
Ceramah tentang bahaya sifat sombong

Contoh Ceramah tentang bahaya sifat sombong

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُورِ الدُّنْيَا وَالدِّينِ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ أَشْرَفِ الـمُرْسَلِينَ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَـعِينَ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wabihi nasta’inu ‘alaa umuriddunya waddiin. Wassholatu wassalamu ‘alaa asyrofil mursaliin, wa’alaa aalihi wa sohbihi ajma’iin. Amma ba’du

Hadirin yang dimuliakan Allah, pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT. Atas berkat limpahan rahmat dan nikmatNya, kita masih diberi kesempatan untuk menjalani ibadah dan berkumpul di tempat yang mulia ini.

Sholawat dan salam semoga selalu tercurah pada junjungan kita Nabi Muhammad Saw. Nabi yang selalu kita nanti-nantikan syafaatnya di hari akhir kelak. Semoga kita semua termasuk umatnya yang beruntung mendapatkan syafaat darinya kelak. Amin ya rabbal alamin.

Hadirin yang berbahagia, saya di sini akan membawakan tema mengenai bahaya sifat sombong. sombong merupakan perbuatan keji dan menjijikan. Orang yang sombong tak menyadari bahwa semua yang dimilikinya hanyalah titipan dari Allah. Suatu saat titipan tersebut dimintai pertanggungjawaban.

Lantas kita akan menjawab apa semisal kita ditanya Digunakan untuk apa hartamu? Apa nanti akan menjawab "untuk kesombongan ya robb" seperti itu kah? 

Allah pasti langsung murka dengan kita karena sombong dengan pemberianNya. Padahal kita ditugaskan untuk menjaga dan merawat agar bisa bermanfaat untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. Berikut beberapa bahaya sifat sombong.

1. Diharamkan masuk surga

Rosull sendiri pernah mengatakan kepada umatnya bahwa penduduk negara kebanyakan merupakan orang-orang yang fulu sombong di dunia.

Haritsah bin Wahb berkata bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Maukah kalian aku beri tahu tentang penduduk neraka? Mereka semua adalah orang-orang kasar, rakus, dan sombong." (HR Bukhari dan Muslim).

Dari hadits tersebut kita diberitahu bahwa penuduk neraka merupakan orang yang dulunya sombong. Oleh karena itu, selama masih diberi kesempatan untuk bernafas, alangkah baiknya untuk memperbaiki dan tidak sombong.

Hadist rosul tadi selaras dengan firman Allah dalam surat Al-A'raf ayat 13.

Allah SWT berfirman: "Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina." (QS al-A’raf: 13).

Allah mengharamkan surga untuk orang yang sombong. Karena sombong merupakan perbuatan hina di mata Allah. Sombong identik dengan kehinaan karena lupa dengan pemberian Allah.

2. Dijauhi oleh orang lain

Hadirin yang dirahmati Allah, coba bayangkan jika di lingkungan kalian terdapat orang yang sombong. Apa kalian akan tetap mendekatinya dan mengajaknya ngobrol? Atau justru menjauhi nya guna menjaga hati agar tidak rusak?

Saya yakin tidak akan ada orang yang suka dengan orang sombong. Meskipun dirinya sombong, tapi ketika melihat orang lain sombong, pasti akan merasa kesal.

Orang yang sombong akan dijauhi oleh orang lain. Sadari itu, tak akan ada orang yang mau mendekati mu ketika kamu memiliki sifat sombong. 

3. Identik/ dekat dengan sifat setan

Kita semua tahu bahwa setan merupakan makhluk Allah yang terkutuk. Ia memiliki kesombongan yang tinggi, karena ia diberi kekuatan oleh Allah. Namun sayangnya ia merasa kekuatannya itu karena dirinya sendiri, bukan karena Allah.

Manusia yang sombong dan merasa dirinya mulia, lebih dekat dengan sifat setan. Nah kalau manusia memiliki sifat seperti ini, bisa jadi tindakannya juga bakal menyerupai setan yang senang bermaksiat dan durhaka.

4. Menjadi orang yang hina

Kesombongan membawa kehinaan. Sifat sombong yang dimiliki manusia pasti bakal membawa bencana bagi dirinya. Misalnya saja sombong dengan harta yang dimiliki, pasti ada orang lain yang tidak suka dan ingin mencelakakan orang sombong tersebut.

Bisa jadi ada yang merampok dirinya, membobol rumahnya, hingga mengirimkan santet ke keluarganya. Ini menjadi sesuatu yang perlu perhatian khusus agar kita terhindar dari sifat sombong.

Itulah 4 bahaya sifat sombong yang perlu kita ketahui, agar nantinya kita bisa menjaga diri kita sendiri untuk tidak melakukan kesombongan. 

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ

الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ

“Baarokalloohu li walakum fiqur’anil kariim. Wanafa’ani waiyyakum  bima fiihi minal aayaati wadzdzikril hakim. Aqulu qouli hadza wastagfirullohal adhim lii walakum walisairil muslimiina walmuslimat walmukminina wal mukminat. Fastagfirullohal ’adhim li walakum  innahu huwal ghofururrohiim”

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Nah demikianlah ceramah tentang bahaya sifat sombong. Semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua untuk tidak bertingkah sombong dan songong ya. 

Terima kasih telah hadir membaca hingga selesai, jangan lupa share ke teman-teman kalian sobat.

Post a Comment for "Ceramah tentang bahaya sifat sombong, ternyata bahayanya ada empat macam"