Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Custom CSS

7 Cara Menulis Artikel Sesuai Kaidah SEO yang Benar

Cara Menulis Artikel Sesuai Kaidah SEO
Cara Menulis Artikel Sesuai Kaidah SEO

Jafarull.com - Bagi seorang penulis website, tentunya harus tahu bagaimana cara menulis artikel sesuai kaidah SEO. Wajar saja memang, karena kaidah SEO wajib diterapkan di semua konten. 

Apa itu kaidah SEO? Kaidah SEO merupakan sebuah standar umum penulisan artikel SEO. Jadi dalam menulis artikel SEO tidak boleh asal. Kamu wajib memperhatikan standar tersebut agar konten mampu menduduki peringkat teratas di mesin pencari.

7 Cara Menulis Artikel Sesuai Kaidah SEO

Ada tujuh cara yang bisa kamu terapkan agar artikel lebih SEO friendly dan mampu bersaing dengan artikel lain. Lantas, seperti apa langkah-langkah dalam menulis artikel SEO? Mari simak pembahasan jafarull berikut ini.

1. Perhatikan Panjang Artikel

ilustrasi panjang artikel
ilustrasi panjang artikel

Umumnya panjang artikel tergantung dari keyword dibahas. Jika keyword berupa pertanyaan, tentunya tidak memerlukan pembahasan yang panjang. Sedangkan jika keyword tentang tutorial, review produk, maka perlu dibahas lebih panjang dan detail. 

Berdasarkan informasi yang jafarull dapatkan dari berbagai sumber, minimal panjang artikel yakni 300 kata. Karena dengan panjang artikel 300 kata, diharapkan pembahasan pada artikel bisa lebih detail dan memberikan manfaat kepada pembaca. 

Meski begitu, jafarull lebih menyarankan kamu membuat artikel dengan panjang minimal 500 kata (untuk artikel tutorial, informasi, dan review produk). Karena informasi pada artikel bisa lebih lengkap dan akurat.  

Baca Juga: Apa Itu Search Intent

Baca Juga: Bagaimana memahami search intent dari sebuah keyword

Baca Juga: Apa itu keyword research

Baca Juga: Tools yang di gunakan untuk keyword research

Baca Juga: Step by step keyword research

Baca Juga: Cara Memilih Keyword yang Tepat

2. Pembahasan Artikel Terfokus

Cara penulisan keyword yang benar sesuai kaidah SEO yakni memfokuskan pembahasan pada keyword. Jangan sampai kamu membuat artikel yang melenceng dari keyword. Karena pembaca bisa 'lari' dan Google menganggap artikel yang kamu buat tidak berkualitas.

Misalnya, pembahasan artikel tentang "hukum zakat fitrah". Maka sebaiknya kamu bahas terkait hukumnya, dalilnya, hingga proses melaksanakannya. Jangan sampai kamu membahas tentang hukum zakat mal, perbedaan zakat fitrah dan mal. 

3. Optimasi Penggunaan Keyword

optimasi keyword
optimasi keyword

Perbedaan artikel SEO dan artikel biasa yakni terletak pada penggunaan keyword. Artikel biasa umumnya tidak memperhatikan keyword yang dibidik. Sedangkan pada artikel SEO harus mengoptimasi penggunaan keyword. 

Untuk optimasi keyword dalam artikel SEO, keyword wajib ditaruh di judul artikel, deskripsi artikel, paragraf pertama, subheading, dan paragraf terakhir atau penutup. 

4. Gunakan LSI Keyword

Untuk memperkaya nilai SEO sebuah artikel, maka memerlukan LSI keyword. Sebaiknya gunakan LSI keyword yang berasal dari Google. Karena mesin pencari yang kita optimasi adalah Google Search. 

Cara menulis artikel di Google dengan memanfaatkan LSI keyword cukup mudah. Kamu hanya perlu memilih keyword yang kiranya masih berhubungan dan relevan dengan keyword utama.

Untuk optimasi LSI keyword, sebaiknya disebar di dalam artikel secara merata. Kemudian untuk jumlahnya biasanya antara 0.5% hingga 1% dari jumlah kata. Misalnya artikel yang kamu buat memiliki panjang 500 kata. Maka kamu perlu LSI keyword 2 hingga 5 keyword. 

5. Gunakan Subheading 

Cara membuat artikel di website sesuai kaidah SEO yakni harus menggunakan subheading. Penggunaan subheading pada artikel SEO bisa mempercepat crawling artikel oleh bot Google. 

Selain itu, subheading juga dapat menjadi daya tarik bagi pembaca. Karena pembaca bisa langsung melihat pembahasan artikel tanpa harus membaca keseluruhan artikelnya. 

6. Gunakan Gambar dalam Artikel

ilustrasi image
ilustrasi image

Artikel SEO wajib memakai minimal satu gambar (untuk thumbnail). Akan lebih bagus lagi jika kamu memakai gambar ataupun infografis di badan artikel. Karena nantinya artikel kamu akan dianggap lebih lengkap dan relevan oleh Google.

Gambar di dalam artikel ini dapat berfungsi sebagai daya tarik bagi pembaca. Selain itu, gambar juga dapat memperjelas pembahasan artikel. 

Misalnya saja artikel tentang HP Poco M4. Ketika kamu membahas chipset hp Poco M4 dan menunjukkan gambar ilustrasi chipsetnya, maka pembaca akan jauh lebih mudeng terkait chipset hp poco M4 ini.

Untuk mengoptimasi gambar dalam artikel, kamu perlu memasukkan keyword ke dalam deskripsi gambar dan alternatif teks di gambar. Hal ini bertujuan agar gambar juga cepat terindex oleh bot Google dan masuk ke Google Image.

7. Gunakan Internal Link

Contoh artikel sesuai kaidah SEO yang baik yakni harus menggunakan internal link. Penggunaan internal link dapat membantu bot Google untuk mengindex keseluruhan struktur website. 

Selain itu, internal link dalam bentuk baca juga, bisa memudahkan pembaca untuk melihat artikel-artikel yang masih berkaitan dengan pembahasan. Dengan demikian, kemungkinan website kamu mendapatkan traffic banyak juga jadi lebih besar. 

Penutup

Itulah beberapa cara menulis artikel sesuai kaidah SEO yang harus diperhatikan. Cara-cara diatas perlu diterapkan agar konten mampu bersaing dengan artikel lain. 

Apabila kamu membutuhkan artikel berkualitas sesuai dengan standar SEO, kamu bisa memesannya kepada SuangWriter. Mengapa? Karena SuangWriter merupakan jasa jasa penulisan artikel SEO yang telah terpercaya selama bertahun-tahun.

Artikel yang diproduksi oleh SuangWriter telah sesuai dengan kaidah SEO dan lolos Copyscape 100%. Bahkan terdapat tim editor yang bertugas untuk mengecek kualitas artikel. Sehingga artikel yang kamu dapatkan tidak hanya SEO friendly tetapi juga human friendly. 

Post a Comment for "7 Cara Menulis Artikel Sesuai Kaidah SEO yang Benar"