Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Custom CSS

Hukum Mengeluarkan Zakat Fitrah adalah? Ini Jawaban Lengkapnya!

hukum mengeluarkan zakat fitrah adalah
hukum mengeluarkan zakat fitrah adalah

Jafarull.com - Tahukah kamu, hukum mengeluarkan zakat fitrah adalah apa? Mari kita bahas soal ini secara bersama-sama dalam artikel ini. 

Zakat fitrah merupakan zakat yang dikeluarkan saat menjelang idul fitri. Umumnya zakat ini akan dikeluarkan saat puasa terakhir di bulan ramadhan. 

Masyarakat Indonesia umumnya akan zakat fitrah dengan beras atau makanan pokok lain. Untuk besaran zakat yang dikeluarkan yakni 2.5 kilo gram. 

Ada juga yang melakukan zakat fitrah dengan uang tunai. Hukumnya boleh-boleh saja asalkan jumlah uang tersebut sesuai dengan harga bahan makanan pokok. 

Melihat beberapa peristiwa tersebut bagaimana hukum mengeluarkan zakat fitrah? Untuk menjawab pertanyaan ini, mari simak ulasan jafarull berikut ini.

Hukum Mengeluarkan Zakat Fitrah adalah?

Sebenarnya di dalam Al-Quran sendiri telah dijelaskan mengenai hukum zakat fitrah yang wajib bagi umat Islam yang mampu. Hal ini tertuang dalam surat At-Taubah Ayat 71 sebagai berikut. 

وَالۡمُؤۡمِنُوۡنَ وَالۡمُؤۡمِنٰتُ بَعۡضُهُمۡ اَوۡلِيَآءُ بَعۡضٍ‌ۘ يَاۡمُرُوۡنَ بِالۡمَعۡرُوۡفِ وَيَنۡهَوۡنَ عَنِ الۡمُنۡكَرِ وَيُقِيۡمُوۡنَ الصَّلٰوةَ وَيُؤۡتُوۡنَ الزَّكٰوةَ وَيُطِيۡعُوۡنَ اللّٰهَ وَرَسُوۡلَهٗ‌ؕ اُولٰۤٮِٕكَ سَيَرۡحَمُهُمُ اللّٰهُؕ اِنَّ اللّٰهَ عَزِيۡزٌ حَكِيۡمٌ

Latin: Walmu'minuuna wal mu'minaatu ba'duhum awliyaaa'u ba;d; yaamuruuna bilma'ruufi wa yanhawna 'anil munkari wa yuqiimuunas Salaata wa yu'tuunaz Zakaata wa yutii'uunal laaha wa Rasuulah; ulaaa'ika sayarhamuhumul laah; innallaaha 'Aziizun Hakiim

Artinya: Dan orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, melaksanakan shalat, menunaikan zakat, dan taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka akan diberi rahmat oleh Allah. Sungguh, Allah Maha perkasa, Mahabijaksana.

Dari ayat tersebut saja sudah jelas. Bahwa hukum mengeluarkan zakat fitrah adalah wajib bagi yang mampu (memiliki harta).

Karena sejatinya harta yang kita miliki tidak hanya milik sendiri. Oleh karena itu, kita wajib membersihkan harta tersebut dengan cara mengeluarkan zakat. 

Bahkan sangking diwajibkannya zakat, Allah menjadikan zakat sebagai rukun Islam yang ke empat. Jadi akan sempurna berislam seseorangketika mampu melaksanakan semua rukun islam.

Sejalan dengan ayat di atas, Rasullullah juga menjelaskan pentingnya zakat serta ukuran kecukupan seseorang untuk berzakat. Rasull SAW bersabda:

مَنْ سَأَلَ وَعِنْدَهُ مَا يُغْنِيهِ فَإِنَّمَا يَسْتَكْثِرُ مِنَ النَّارِ » فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا يُغْنِيهِ قَالَ « أَنْ يَكُونَ لَهُ شِبَعُ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ أَوْ لَيْلَةٍ وَيَوْمٍ

Artinya: “Barangsiapa meminta-minta, padahal dia memiliki sesuatu yang mencukupinya, maka sesungguhnya dia telah mengumpulkan bara api.” Mereka berkata, ”Wahai Rasulullah, bagaimana ukuran mencukupi tersebut?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Seukuran makanan yang mengenyangkan untuk sehari-semalam." (HR. Abu Daud dan Ahmad).

Dari hadist tersebut, kita bisa tahu bahwa ketika kita masih mencukupi kebutuhan sehari-hari (makan minum), maka kita berkewajiban menunaikan zakat. 

Karena zakat sebenarnya bukan mengurangi harta, tetapi melapangkan dan membersihkan harta yang dimiliki. Oleh karena itu, jangan lupa untuk berzakat ya. 

Penutup

Demikianlah pembahasan jafarull mengenai hukum mengeluarkan zakat fitrah adalah? Sekarang sudah tahu kan hukumnya serta dalilnya? Semoga informasi yang jafarull bagikan ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan ya. 

Post a Comment for "Hukum Mengeluarkan Zakat Fitrah adalah? Ini Jawaban Lengkapnya!"