Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Custom CSS

Lembaga yang Berwenang untuk Menetapkan dan Melaksanakan Kebijakan Moneter Adalah?

lembaga yang berwenang untuk menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter
lembaga yang berwenang untuk menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter

Jafarull.com - Tahukah kamu, lembaga yang berwenang untuk menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter itu apa? Jangan khawatir, karena Jafarull akan membahas soal ini secara lengkap untuk kalian semua. 

Soal tersebut biasanya muncul pada mata pelajaran Ekonomi. Umumnya materi ini dipelajari pada tingkatan SMA ataupun SMK. Sebenarnya untuk menjawab soal tersebut sangatlah mudah. 

Kita harus tahu dulu arti kata moneter. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, moneter berarti sesuatu yang berhubungan dengan uang dan keuangan. 

Nah sesuatu yang berhubungan dengan uang adalah Bank. Oleh karena itu, lembaga yang berwenang untuk menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter adalah Bani Indonesia. Karena menjadi lembaga independen yang mengatur kestabilan rupiah. 

Hal ini tertuang dalam Undang-undang nomor 3 tahun 2004 tentang perubahan atas undang‑undang republik Indonesia, nomor 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia. 

Tugas dan Wewenang Bank Indonesia

Dalam Undang-undang nomor 3 tahun 2004 dijelaskan beberapa tugas pokok dari Bank Indonesia sebagai berikut. 

  1. Menjaga kestabilan Rupiah
  2. BI berwenang untuk menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, 
  3. Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, serta 
  4. Mengatur dan mengawasi bank yang ada di Indonesia.

Penutup

Sudah tahu kan, lembaga yang berwenang untuk menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter itu apa? Semoga informasi yang jafarull sampaikan ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan ya. 

Jangan lupa untuk terus belajar agar kamu bisa meraih mimpi. Jangan lupa juga untuk share ke teman-teman kalian agar mereka juga tahu apa yang kamu ketahui. 

Post a Comment for "Lembaga yang Berwenang untuk Menetapkan dan Melaksanakan Kebijakan Moneter Adalah?"