Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Custom CSS

Orang yang Tidak Mampu Mengeluarkan Zakat Maka Ia?

orang yang tidak mampu mengeluarkan zakat maka ia
orang yang tidak mampu mengeluarkan zakat maka ia

Jafarull.com - Zakat memang memang menjadi kewajiban bagi setiap muslim. Lantas orang yang tidak mampu mengeluarkan zakat maka ia bagaimana? 

Mari kita cari tahu jawabannya di artikel jafarull kali ini. Karena Jafarull akan membahasnya secara detail untuk kamu semua. Agar kamu jadi lebih paham. 

Di dalam agama Islam, telah diatur tentang pemberi dan penerima zakat. Orang yang mengeluarkan zakat disebut muzakki. Orang tersebut mengeluarkan sebagian harta untuk mensucikan diri dan harta yang dimiliki. 

Karena setiap harta yang diperoleh, selalu ada campur tangan orang lain. Oleh karena itu, kita wajib "membersihkannya" dengan cara berzakat.

Orang yang Tidak Mampu Mengeluarkan Zakat Maka Ia?

Ada beberapa pendapat tentang hukum orang yang tidak mampu berzakat. Dalam kitab Tuhfah al-Muhtaj dijelaskan tentang orang yang tidak mampu berzakat. 

(وَلَا) فِطْرَةَ عَلَى (مُعْسِرٍ) وَقْتَ الْوُجُوبِ إجْمَاعًا وَإِنْ أَيْسَرَ بَعْدُ 

Artinya: “Tidak wajib zakat fitrah bagi orang yang tidak mampu pada saat waktu wajibnya mengeluarkan zakat secara Ijma’, meskipun ia menjadi mampu setelah waktu wajib” (Syekh Ibnu Hajar al-Haitami, Tuhfah al-Muhtaj, juz 3, hal. 312).

Dari pernyataan di atas, kita jadi tahu bahwa jika orang tersebut tidak mampu saat waktu wajib zakat fitrah (dari mulai terbenamnya matahari hingga subuh 1 syawal), maka tidak berkewajiban membayar zakat fitrah. 

Akan tetapi jika orang tersebut hanya mampu mengeluarkan zakat fitrah setengah saja, maka ia tetap berkewajiban membayar zakat fitrah meskipun hanya setengah. 

Pertanyaannya begini, apa ukuran atau takaran mampu membayar zakat? Berdasarkan literasi yang Jafarull baca, ukuran mampu yakni ketika dirinya masih bisa makan untuk hari ini dan besok. Maka ia tetap dikatakan mampu. 

Berbeda lagi jika hari ini tidak memiliki makanan apapun dan tidak tahu mau makan apa, maka ia dikatakan tidak mampu dan tidak wajib membayar zakat. 

Contoh

Bu Aminah tidak memiliki harta benda. Ia kemudian berusaha mencari uang agar dapat membayar zakat. Namun hingga waktu wajib bayar zakat tiba, Bu Aminah tak kunjung mendapatkan uang. 

Sementara untuk makan hari itu dan hari berikutnya, ia masih bingung. Oleh karena itu ia tidak wajib mengeluarkan zakat dan menjadi golongan yang menerima zakat.

Bu Aminah menerima zakat fitrah karena ia tidak mampu mengeluarkan zakat bu Aminah termasuk mustahiq atau penerima zakat.

Penutup

Bagaimana sobat? Sekarang sudah sangat jelas kan orang yang tidak mampu mengeluarkan zakat maka ia tidak wajib zakat dengan beberapa catatan. 

Semoga apa yang jafarull bagikan ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan ya. Jangan lupa untuk share ke teman-teman kamu ok.

Post a Comment for "Orang yang Tidak Mampu Mengeluarkan Zakat Maka Ia?"