Bahasa yang Digunakan Dalam Iklan Bersifat? Begini Jawabannya!

bahasa yang digunakan dalam iklan bersifat
bahasa yang digunakan dalam iklan bersifat

JAFARULL.COM - Tahukah kamu, bahasa yang digunakan dalam iklan bersifat apa? Mari simak pembahasan Jafarull berikut agar kamu bisa tahu jawaban yang tepat dan benar beserta penjelasannya.

Tujuan penulisan teks iklan adalah untuk memperkenalkan atau mempromosikan suatu produk dan layanan kepada khalayak umum (masyarakat). 

Agar dapat dikenal dan diterima oleh masyarakat luas, tentunya harus memakai bahasa yang menarik. 

Lantas bagaimana penggunaan bahasa dalam teks iklan? Seperti apa kaidah kebahasaannya? Simak pemaparan dari Jafarull berikut ini.

Bahasa yang Digunakan Dalam Iklan Bersifat?

Setelah Jafarull telusuri lebih dalam, bahasa yang digunakan dalam iklan adalah bersifat persuasif

Jadi kata-kata yang ditulis dalam iklan harus bisa merayu dan mengajak masyarakat untuk menggunakan produk dan layanannya.

Contohnya iklan tentang sabun mandi, maka dalam iklan tersebut harus memakai kata-kata yang bisa mengajak pembaca dan pendengar untuk bisa menggunakan sabun mandi tersebut.

Misalnya saja menggunakan kata-kata seperti "Gunakan sabun mandi JafaBody, agar tubuh anda terhindar dari kuman dan bakteri berbahaya serta memberikan kesegaran maksimal,"

Dengan kata-kata tersebut, maka orang yang melihat atau mendengar akan merasa tergugah dan ingin mencoba produk sabun mandi tersebut.

Kaidah Kebahasaan Teks Iklan

Secara umum, ada beberapa kaidah kebahasaan teks iklan yang wajib kamu ketahui. Berikut Jafarull telah merangkumnya antara lain. 

1. Persuasif

Pertama, bahasa yang digunakan dalam iklan bersifat persuasif artinya bahasa dalam iklan mampu mengajak masyarakat untuk menggunakan produk dan layanan. 

Karena tujuan iklan sendiri yaitu untuk mempromosikan produk. Sehingga bahasanya harus mampu mempengaruhi dan mengajak orang lain.

2. Informatif

Bahasa yang digunakan dalam iklan sebaiknya bersifat informatif. Artinya kata-kata dalam iklan berupa informasi penting dari sebuah produk yang diiklankan. Sehingga masyarakat bisa tahu informasi detail dari produk tersebut.

3. Komunikatif 

Bahasa dalam iklan bersifat komunikatif artinya antara iklan dengan pendengar/ pembaca seakan-akan terjadi sebuah komunikasi secara langsung. 

Sehingga pendengar atau pembaca bisa merasa bahwa produk tersebut memang cocok. Hal inilah yang mendorong masyarakat untuk membeli dan menggunakan produk.

4. Singkat

Terakhir, kata-kata dalam iklan harus singkat, padat, dan jelas. Artinya bahasa iklan tidak perlu menjelaskan produk panjang lebar, tetapi cukup singkat dan langsung ke detail dari produknya.

Penutup

Sekarang kamu sudah tahu bahasa yang digunakan dalam iklan bersifat apa? Kamu juga tahu kaidah kebahasaan yang ada di dalam teks iklan. Semoga informasi dari Jafarull ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url